Lifestyle, Personal

DIY Membuat Planner and Journal 2022

Hai semua, duh deg deg gak sih rasanya menuju 2022. Aku ngerasain gimana 2 tahun ini rasanya cepat berlalu. Rasa semangat, suntuk, bosen, penat, pengen marah, bertahan, bahagia campur aduk hingga syukur dijunjung berkali-kali supaya lebih waras menerima segala hal yang terjadi. Banyak rencana yang akhirnya hanya menjadi tulisan saja, memenuhi ruang imajinasi yang tidak terealisasi, tapi banyak juga kejadian suprise menyenangkan serta hal yang penuh pembelajaran. Semua kisah itu beberapa aku curcolin di blog, sosmed, tapi yang paling privasi tentu di jurnal. Validasi emosi itu penting, meluapkan apa yang dirasa, permasalahan serta solusi yang akhirnya diambil bisa jadi acuan kedepan. Untuk itu penting bagiku memiliki buku jurnal dan planner, tapi untuk taun depan aku ada rencana design sendiri alias DIY Membuat Planner dan Jurnal 2022.

Bagi sebagian orang, mungkin ada yang merasa bahwa planner dan jurnal itu sesuatu yang gak terlalu penting. Kegiatan ini dinilai gak perlu dan bahkan membuang-buang waktu. Tapi berdasarkan pengalamanku selama ini, dari kebiasaanku menulis uneg-uneg di jurnal dan berusaha menulis plan dan achievement setiap harinya, ada banyak hal yang bisa aku dapatkan. Bisa dibilang planning and journaling itu semacam “dari aku, oleh aku, dan untuk aku”, yups ujung-ujungnya ya buat diri sendiri loh. Coba ya aku jelasin dari sudut pandangku mengenai manfaat dari plan dan jurnal.

Manfaat Menggunakan Planner

Dari namanya saja sebenarnya kita bisa mengerti tujuan menggunakan planner yaitu untuk merencanakan sesuatu. Rencana itu ibarat impian, yang ketika kita tulis akan men-trigger atau memberi semangat serta sugesti supaya kita bisa mencapainya. Nah aku coba jabarin beberapa poin manfaat planner lebih lanjut, yaitu :

  1. Membantu menentukan prioritas, ketika kita menyusun planner tentu ada beberapa bagian yang menjadi Top Notes atau Top Goalย  sehingga kita menjadi tahu mana kegiatan yang lebih prioritas didahulukan daripadi kegiatan lain.
  2. Membantu kita mencapai target tepat waktu, setelah menentukan prioritas tentu kita akan memberikan tenggat waktu mengerjakannya, kita menandai kapan dateline dan sebagainya. Dari situ kita bisa membreakdown lagi waktu yang dibutuhkan, sehingga tidak kebingungan dalam mengerjakan, lebih fokus dan lebih terukur.
  3. Menjadi pribadi yang lebih disiplin, jadwal yang disusun sebisa mungkin kita dapat kerjakan sesuai targetnya. To do list yang telah dibuat diusahakan dapat terselesaikan tidak menjadi pendingan di jadwal berikutnya. Kalaupun ada pendingan kita harus segera menyelesaikannya, namun jika semakin menumpuk maka kita bisa nilai sendiri tingkat kedisiplinan yang dimiliki.
  4. Produktivitas meningkat, dengan adanya planner kita dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin tidak mudah lengah atau bosan dengan kegiatan yang tidak jelas. Semakin banyak kegiatan bermanfaat serta target yang dapat diselesaikan sesuai waktu, artinya waktu yang kita gunakan adalah produktif. walaupun itu kegiatan istirahat, jika dilakukannya sesuai rencana maka istirahatnya pun akan berguna.
  5. Memiliki kepuasan tersendiri dan bekal di kemudian hari, disadari atau tidak ketika semua to do list atau planning kita dalam seminggu aja terlaksana semua, makin banyak centang dari jadwal yang kita susun maka hati akan senang, “wee bisa loooh, aku kerjain ini semua loh”, ada kepuasan di dalam tanda centang. Lalu suatu saat kita menghadapi kesulitan, kita bisa buka lagi planner sebelumnya, mengambil pelajaran dari sana.

Manfaat Melakukan Journaling

Apa sih yang dimaksud dengan Journaling ? Apa seperti membuat jurnal keuangan ? hehehe. Jadi kalo dari presepsiku, gampangnya Journaling itu ya kita ngisi buku diary. kalo Planner biasa aku awali dengan “What’s should I do Today?” or “What’s should I get this Month”. Nah kalau Journaling, aku mengawalinya dengan “How’s your day?” or “What are you thinking about”?. Yup journaling itu lebih ke mindfulness (cielah bahasaku wkwkwk).

  • Manajemen emosi, saat menulis journal kita bisa memetakan emosi yang ada, dengan menumpahkan emosi yang ada apakah kita sedang sedih, marah, bahagia, kecewa, berharap dll. Dari situ kita bisa mengenali dan memvalidasi perasaan yang sedang kita rasakan atau permasalahan ples kenyataan yang sedang kita hadapi.
  • Mengurangi kecemasan dan beban pikiran, segala sesuatu yang mengganjal atau segala sesuatu cerita alangkah lebih baiknya kita tumbahkan, dengan begitu bisa meminimalisir rasa cemas dan mengurangi beban pikiran karena sudah tertumpahkan melalui tulisan di journal.
  • Lebih bersyukur dan introspeksi diri, dengan menulis jurnal lalu membacanya kembali, menengok peristiwa lalu dan membandingkan kehidupan saat ini ada kalanya membuat kita jadi bermuhasabah, setelah segala sesuatu yang kita ceritakan itu berlalu terbitlah rasa syukur, atau sebelum-sebelumnya ada yang salah pada diri kita maka bisa diperbaiki.
  • Meningkatkan kreatifitas
  • Bekal memecahkan masalah di kemudian hari,

Tahapan Membuat Planner

Sebelum memulai untuk membuat planner, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mempermudah kita untuk mengisinya. Alangkah lebih baik jika planner yang kita buat benar-benar sesuai dengan kebutuhan alias personalized. Sebetulnya dalam planner itu terdapat pembagian lagi misal dari segi waktu seperti yearly, monthly dan daily. Selain itu ada pula yang sebenarnya bersifat manajemen dan tracker. Nah aku coba jelasin singkat tahapan membuat planner :

  • Tulis seluruh kegiatan yang nantinya akan kamu rencanakan, misal dari daftar impian atau keinginan, keuangan, pekerjaan, dan kegiatan yang lain.
  • Kelompokkan kegiatan tersebut mulai dari waktu pengerjaan atau pencapaiannya dan jenis kegiatannya, kalau di aku bisa masuk ke aneka macam seperti Goals, Habit, To Do List harian maupun Project, Tracker dan lain-lain. Pengelompokan disesuaikan dengan kebutuhan dari perencanaan yang biasa dilakukan.
  • Buat parameter atau indikator yang nantinya harus diisi, misal berupa poin-poin saja, daftar kotak checklist, rentang nilai misal 1-5 jika dipilih 1 maka sangat buruk ataupun sebaliknya. Selain mempermudah untuk mengisi karena tidak bingung lagi, visualisasi planner juga lebih baik karena ringkas. (walaupun kalau dibaca ulang informasinya detail)

Membuat Desain Planner dan Journal di Canva

Mungkin sudah ga asing kan dengan tools editor online yaitu www.canva.com , sungguh web yang sangat membantu untuk membuat desain apapun itu termasuk desain planner dan journal. Nah mengutip tutorial yang ada di web mereka. Berikut cara membuat personal planner di canva.

  • Pilih template
    Jelajahi templat perencana harian dalam setiap gaya dan tema, dari cerah dan penuh warna hingga minimalis dan klasik. Temukan bagian untuk daftar tugas, catatan pribadi, dan pengingat. Klik pada template yang kamu suka dan mulai mendesain.
  • Jelajahi fitur
    Berkreasilah dengan skema warna, gaya font, dan latar belakang. Tambahkan ilustrasi, ikon, gambar, stiker, dan grafik lainnya. Gunakan alat seret dan lepas untuk menambahkan elemen ini ke desainmu.
  • Sesuaikan Plan Yang DIbuat
    Tambahkan ide kreatifmu dalam menggunakan kombinasi font, mengatur ulang dan mengubah ukuran kotak teks, bereksperimen dengan tata letak, dan mengunggah gambar header atau karya seni pribadi.
  • Simpan atau cetak
    Unduh dan simpan desain yang sudah kamu buat sebagai JPG, PNG, atau PDF. Buat cetakan berkualitas tinggi dari desainmu dengan Canva Print atau print pribadi

DIY Planner and Journal 2022

Well, setelah aku tuangin konsepin semua plan yang aku butuhkan kedepannya. Waktunya untuk eksekusi membuat DIY Personal Planner and Journal untuk tahun 2022.

  1. Desain planner di canva, pakai tema sesuai dengan keinginanmu dan ubah isinya sesuai kebutuhan, usahakan semua plan memiliki tema yang sama atau selaras
  2. Download desain dengan tipe PDF, untuk memudahkannya kamu bisa mulai urutkan halam per halaman dan menyisihkan bagian cover agar saat dicetak dia berdiri tunggal
  3. Cetak Planner dan Journal. Rekomendasi kertas dariku ada 2 yaitu kertas binder polos dengan ukuran yang disesuaikan desain biasanya ukuran A5 atau B5. Lalu selanjutnya kertas buku atau bookpaper jika ingin membuat planner berbentuk buku. Aroma kertas ini bikin candu karena mirip seperti aroma novel di kemudian hari. Book paper ini memiliki ketebalan yang bisa dipilih. Atau paling gampang ya cetak di kertas HVS biasa.
  4. Finishing Planner dan Journal. jika sudah menggunakan kertas binder maka tinggal disusun sesuai dengan urutan di dalam binder. jika menggunakan bookpaper atau HVS maka bisa dibawa ke tukang fotocopy untuk dijadikan buku atau mau dijilid spiral supaya lebih rapih.

Konsep ini memang sedikit ribet tapi ini lebih murah dan sangat personal. Well. untuk memudahkan desain planner dan journal, berikut free template dari aku yang bisa kalian pakai. Ada Goals Tahunan, Goals per kategori, Mothly and Daily Planner, Baby and Toddler Journal ples untuk besties content creator terdapat Monthly Content Planning dan Blog Planner dengan detail yang sangat membantu dalam pembuatan sebuah artikel blog. Semoga suka dan bermanfaat ya. Silahkan klik link dibawah ini.

Free Template DIY Planner and Journal 2022

 

Source :

Tingkatkan Produktivitas Dengan Agenda Weekly Planner 2020


https://www.orami.co.id/magazine/journaling/

(22) Comments

  1. Hebat suka validasi emosinya dan nulia smuanya di journal. Aku juga cuma ga konsisten ngisinya dan belum teratur. Rencananya journaling aku mau aku pakai yang babnya isinya cuthat, ada juga bab jurnal syukur, ada juga juga bab tentang permasalahan anak atau bab tumbuh kembanh anak, ada juga bab tentang pekerjaan termasuk bloh dan IG. Pengennya begitu mba. Doain semoga berhasil ya

  2. Ide yg brilian dan ciamik bangeettt, kakaaa
    Aku juga mau mulai merutinkan journaling, ahhh
    faedah dan benefitnya banyak bangeett ya. Suka suka sukaaaa!

  3. Nurul Sufitri says:

    Ya ampyuuun mbak Mirna keren bangeeeed ๐Ÿ˜€ AKu ga pernah kepikiran bikin planner and journal kayak gini hihihihi ๐Ÿ˜€ Ternyata kita menjadi semangat dalam berkreasi dan meningkatkan realisasi perencanaan yang telah dibuat deh. Apalagi pakai Canva gitu hasilnya cakep bener.

  4. Yes… bikin planner ama journal tuh emang keren banget deh..kerjaan dan aktivitas kita jadi makin tertata rapi.. Apalagi banyak tersedia template gratis ya..Jadi pengen cobain bikin nih

  5. Era Sapamama says:

    Kayaknya aku juga harus bikin planner digital deh. Selama ini aku pakai manual. Kadang kalau nulis tangan tuh ingatannya jadi lebih dalam mba. Btw,ini pakai canva free atau berbayar?

  6. Dengan membuat planner dan journal, semua rencana dan kegiatan kita akan bisa teratur dan tertata dengan baik ya, Mbak.
    Sayangnya saya belum telaten membuatnya, hiks.

  7. herva yulyanti says:

    jadi inspirasi mba, aku malah males banget loh bikin planner dan journal padahal dengan bikin kayak gini memudahkan ya tapi kadang kerjaanku tuh tiap hari ada aja yang beda makanya plannerku sering kali gagal

  8. Inspiratif banget ini mbak.. Aku udah kepikiran aja pengen bikin journal dan planner gini tapi bingung mulai darimana, hehe. Kebanyakan alasan sih ya. Selama ini sih saya tulus jadwal harian aja yang mau saya kerjakan gitu

  9. Kereeen bikin template jurnal sendiri! Aku beli template sejak tahun lalu. Sekarang tinggal dicetak lagi. Hehehe. Eh mau ya mbak template untuk bloggernya. Mumpung lagi suka jurnaling. Thank you!

  10. Idenya keren maak baru sadar akuu setelah baca ulasanmu mak, penting juga ya membuat jurnal Makasihh mak

  11. Sebelum ada canva biasanya aku bikin planner agenda dari gambar-gambar di pinterest trus dihias di word atau power point

  12. Aku di awal bikin aja semangat, tapi abis itu sering kelupaan jadi nggak konsisten nulis journal. PAdahal ini bermanfaat banget ya untuk pekerja freelance seperti blogger atau influencer. Mau deh mulai konsisten isi planner ngeblog

  13. Journalku yang tahun lalu masih banyak utuhnya nih mbak hahaha. Harusnya lebih konsisten lagi nih ngejurnal. Semangat ya. Ini salah satu kegiatan yang harusnya konsisten dijalankan ya untuk seorang freelancer kayak blogger

  14. keren nih idenya membuat planner dan journal sendiri dan memang sih banyak tools yang memudahkan kita membuat palnner dan journal, karena bagi blogger memiliki planner akan membuat kita lebih disiplin dalam menulis karena memiliki prioritas.

  15. Kreatif sekali dirimu Mbak..Inspiratif ini DIY planner dan journal 2022. Dengan begini semua bisa terencana, tercatat dengan baik ya…ya ampun aku selama ini ngasal nyatetnya, banyakan ga ada planning pula. Makasih sharingnya:)

  16. Mantap ini mbak, keren banget templater DIY journalingnya mbak, aku dah request minta akses ke sana yaa. Pengen mulai lagi ngisi journal harian ah.

  17. Kegiatan nulis planner dan jurnaling ini bagus ya kalau dipakai utk sebuah kebiasaan.
    Pertama kalau nulis to do list baik utk manajemen waktu, biar terarah gtu kegiatan hariannya.
    Trus jurnaling aktibitas harian jg bisa dijadikan bahan evaluasi plus media buat bersyukur yaa.
    Jd pengen ngejurnal jg nih ๐Ÿ˜

  18. Wah…DIY bikin planner dan jurnal sendiri..

    Aku donk… beli.
    Hhahaa….dan yang dibeli adalah planner bergambar member boyband kesukaanku. Huhuu…ini mood booster banget kalau bisa bikin sendiri.

    Secara aku suka pink dan bunga, luar angkasa dan burung hantu. kan jadi bisa custom yaa..

  19. Boleh juga nih ditriru, ditempel di dekat meja kerja ya Mba, mana tahu tambah semangat. aku belum bkin goal sih, masih show must go on. Tapi kayaknya nanti pas mau puasa , biasa aku buat goalnya

  20. Perlu banget nih untuk membuat planner dan jurnal biat diri sendiri. Selain jadi tahu mana yang prioritas, juga jadi makin produktif. Karena ada target-target yang harus diselesaikan.

  21. membuat planner itu penting banget, apalagi aku yang pelupa dan kadang banyak DL. tapi aku nulisnya belum rutin sih… heheh

Leave a Reply

%d bloggers like this: