Personal

Bukan Cuma Hidup, Draft Tulisan Juga Sering Nggak Sesuai Plan

plan blog

Sebagai penulis blog yang emang dasarnya dipengaruhi mood untuk menyelesaikan tulisan, nyatanya memang yang nggak selalu berjalan sesuai plan itu bukan cuma hidup, tapi termasuk draft tulisan, hahahha. Honestly, ada banyak cerita yang sebenarnya sudah lama ingin aku bagikan, bahkan beberapa sudah sempat aku rapikan pakai ChatGPT biar cepat, tapi tetap aja belum kunjung tayang. Bukan karena nggak penting, justru mungkin karena terlalu penuh, terlalu pengen terlihat bermanfaat, sempurna, atau ya… akunya aja sih yang suka menghilang secara terhormat dari dunia per-blog-an. Draft wisuda ada, draft QCC ada, ide-ide lain juga ada. Yang belum ada itu konsistensi upload-nya. Hahaha.

Tapi mumpung anak-anak lagi libur kenaikan kelas di Juni-Juli 2026 ini, aku merasa ini waktu yang cukup ideal buat gas pol plotting tulisan untuk blog. Lumayan kan, ada waktu lebih banyak karena aku nggak harus prepare sekolah anak dari pagi-pagi banget. Energi yang biasanya habis buat mikirin seragam, bekal, buku, dan segala printilan sekolah, sekarang bisa aku geser sedikit buat menyicil plan tulisan. Nggak muluk-muluk harus langsung selesai semua, tapi paling nggak aku mau mulai beresin draft yang selama ini cuma numpuk di kepala dan folder notes.

Nah biar gak hilang arah baiknya sih pakai planner atau notebook kerja yang proper, biar ide-ide ini nggak cuma lewat terus lalu hilang lagi entah ke mana. Karena sering kali masalahnya bukan nggak ada ide, tapi ide datangnya rame-rame, sementara aku nggak cukup sigap nangkep satu-satu. Jadi daripada semua cuma muter di kepala lalu hilang, kayaknya lebih aman kalau ditulis dulu, walau cuma berupa judul, poin, atau coretan receh. Kalau kamu juga tipe yang isi kepalanya rame seperti aku tapi suka bingung mulai dari mana, mungkin planner bisa cukup membantu. Aku taruh link rekomendasi planner mungkin sesuai kebutuhanmu juga cek di sini ya, personalized planner keren yang sudah aku beli 5 tahun terakhir.

Lately, I’ve been holding on to this line I found from a YouTube video:

life does not always go as planned.

Some days are messy.

Some mornings start late.

Some plans fall apart before they even begin.

But somehow,

there is still a little groove hiding in the room.

A little light on the table.

A little reason to laugh at yourself.

A little good thing waiting in the middle of an ordinary day.

And maybe that is exactly how this season feels. Not perfectly organized, not always on time, not always productive in the way I imagined before, but still warm in its own plan.

So while life keeps moving in its own messy little rhythm, I think I’m ready to return to the stories I left unfinished. Mari kita duduk manis, pelan-pelan, sambil menyelesaikan cerita-cerita yang sudah lama menunggu untuk dituliskan, seperti draft wisuda, QCC, dan mungkin cerita lain yang masih tertinggal di kepala. Dan semoga, satu per satu, semuanya bisa menemukan waktunya untuk selesai. Aamiin..

Leave a Reply